Kamu Kehujanan Dijalan ? Inilah Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Saat Hujan dan Banjir, Wajib Dicoba!

Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Saat Hujan dan Banjir - Musim penghujan sudah tiba, hampir di setiap daerah yang ada di Indonesia sudah mulai turun hujan. Ada yang turun hujan lebat disertai angin puting beliung, bahkan ada juga yang hujan terus sampai banjir. Bagi Anda yang bepergian dengan mengendarai sepeda motor tentunya harus berhati-hati di saat musim hujan seperti sekarang ini. Karena jika tidak, Anda bisa saja tergelincir dan jatuh yang bisa menyebabkan kecelakaan. Kali ini Caratip Media akan memberikan tips bagaimana cara aman mengendarai sepeda motor saat hujan dan banjir. Apa saja tipsnya ?, simak selengkapnya berikut ini.

cara mengendarai motor saat hujan
cara mengendarai motor saat hujan
 
Tips Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Saat Hujan dan Banjir

1. Gunakan jas hujan atau mantel yang bagus. Dalam memilih jas hujan atau mantel, usahakan menggunakan jas hujan atau mantel yang berwarna cerah. Agar dapat terlihat dengan jelas oleh pengendara dibelakang kita. Pilihlah jas hujan yang prakstis dan sepasang (baju dan celana), walaupun pemakaiannya memakan waktu lebih lama dibandingkan dengan model ponco, model pakaian memberikan perlindungan yang lebih baik. Selain itu jas hujan dengan model ponco bisa membahayakan dan sangat rawan terasangkut pada roda atau terjepit jari – jari dan gir motor. Tidak hanya itu,  model jas hujan ini juga dapat menggangu pengendara yang lain karena sering berkibar – kibar. Bahan jas hujan sebaiknya terbuat dari PVC daripada bahan parasut. Bahan PVC lebih tebal dan lebih rapat sehingga air tidak merembes melalui pori-pori bahan yang digunakan. Bahan parasut juga tidak awet, karena biasanya bahan parasut dilapisi filament penangkal air yang lama-kelamaan filamentnya akan rontok.

2. Gunakanlah helm penutup standar dengan penutup kaca (full face). Agar pandangan kita saat berkendara tidak terganggu terpaan hujan. Selain itu oleskan cairan anti silau yang biasa dipakai dimobil pada kaca helm. Atau oleskan tembakau pada permukaan kaca helm, diamkan sesaat kemudian bersihkan. Hal ini berguna untuk mengurangi embun.

3. Perhatikan kondisi ban, gunakanlah ban dengan kondisi yang baik. Dalam arti ban tidak dalam keadaan gundul atau aus. Karena ban dengan kondisi yang telah habis alur kembangannya bisa menyebabkan slip dan membuat jarak pengereman semakin panjang. Selain itu turunkan tekanan ban 3 sampai 5 psi. Dengan sedikit mengempiskannya ban yang menempel pada permukaan aspal akan semakin banyak dan mengurangi resiko slip.

4. Selalu nyalakan lampu depan saat hujan. Agar pengendara dari lawan arah dapat melihat. Dan hal ini juga membantu pengendara lain agar waspada.

5. Hindari pengereman mendadak. Jika sampai harus melakukan pengereman, usahakan kaki bergerak seolah-olah seperti sifat Antilock Brake System, yaitu tekan-angkat. Jadi lakukan pengereman dengan cara menginjak pedal rem, lepaskan kemudian injak lagi. Lakukan beberapa kali.

6. Perkirakanlah ketinggian air di jalan perlu yang kita lewati secara tepat. Jika genangan air kurang lebih 25cm, sepeda motor masih bisa melaju. Bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya berbalik arah dan mengambil jalan lain. Jika tidak dapat membuat air masuk ke dalam knalpot atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui saringan udara.

7. Jika terjadi hujan yang sangat deras dan mengakibatkan banjir yang sangat tinggi, jangan berfikir untuk melewatinya karena air genangan banjir dapat merusak kelistrikan motor Anda sehingga mengakibatkan sepeda motor anda mati atau mogok. Untuk mengatasi hal ini di sarankan untuk memilih jalan lainnya atau berhenti sebentar sampai air mulai menyusut.

8. Memberi sealent pada chop atau tutup busi agar busi terhindar dari air, hal ini bertujuan untuk menghidari busi terkena air yang dapat mengakibatkan motor akan susah dihidupkan.

9. Mengondisikan laju sepeda motor Anda, jangan terlalu kencang saat melintasi daerah banjir yang cukup tinggi karena sangat berbahaya. Jangan lupa gunakan bantuan rem untuk menyelaraskan kecepatan dan keseimbangan motor.

10. Mencuci motor dengan air bersih, karena air hujan mengandung asam yang bisa menyebabkan karat pada besi dan pudar pada warna bodi motor Anda. Menyiram dan membersihkan bagian rem, karena terjadinya hujan membuat rem kotor sehingga tidak berfungsi maksimal.
   
11. Memberi pelumas pada rantai motor Anda secara teratur, minimal seminggu sekali yang bertujuan untuk untuk melindungi rantai dari karat dan menjaga rantai tetap dinamis, sehingga rantai Otolovers bisa lebih awet.

12. Waspada genangan air. Sebisa mungkin ketika melihat genangan air yang mencurigakan untuk dihindari. Jika terpaksa, perlambat laju motor. Hal ini untuk menghindari pemotor terperosok dan risiko lebih fatal lainnya.

13. Hindari gundukan tanah di jalan. Timbunan tanah yang kena air hujan bisa menambah licin permukaan aspal. Karena itu, hindari melintas di atasnya atau melaju dengan kecepatan tinggi serta tidak melakukan pengereman mendadak.

14. Jangan memaksa jika hujan deras. Bila hujan dirasa sudah sangat deras, segeralah berteduh untuk meminimalkan risiko yang tak diinginkan. Berteduh juga harus memilih tempat yang aman, termasuk tidak mengganggu pengguna jalan lain. Saat berteduh, pastikan kendaraan kita dalam kondisi terkunci.

15. Dokumen dan ponsel diamankan. Dokumen seperti SIM, STNK, atau kartu ATM dan kartu kredit yang ada didompet serta ponsel sebisa mungkin tidak terkena air hujan. Masukan dalam plastik atau bungkus yang rapat di dalam tas. Tas ransel bagi pemotor biasanya memiliki lapisan pelindung yang bisa dibeli terpisah atau menyatu di tas ransel tertentu.

Demikianlah beberapa tips cara aman mengendarai sepeda motor saat hujan dan banjir yang bisa Anda lakukan. Semoga bisa bermanfaat untuk Anda para pengendara sepeda motor.

Tags:
cara mengendarai sepeda motor saat hujan, cara naik sepeda motor saat banjir
Kamu Kehujanan Dijalan ? Inilah Cara Aman Mengendarai Sepeda Motor Saat Hujan dan Banjir, Wajib Dicoba! Rating: 5.0 Diposkan Oleh: Info Seru Unik Aneh Misteri