Pengertian DNA, Struktur, Replikasi, Fungsi, Isolasi dan Tes DNA

Pengertian DNA, Struktur, Replikasi, Fungsi, Isolasi, & Tes DNA - Mungkin Anda pernah mendengar tes DNA untuk mencocokkan betul tidaknya hubungan darah. Apa itu tes DNA ?, sebelum membahas itu kali ini Caratip Media akan membahas tentang pengertian DNA, struktur DNA, replikasi DNA, fungsi DNA, isolasi DNA dan tes DNA tentunya. Untuk lebih lengkapnya simak penjelasannya berikut ini:

struktur DNA
Gambar struktur DNA

Pengertian DNA


DNA singkatan dari Deoxyribosa Nucleic Acid (Asam Deoksiribonukleat). DNA adalah asam nukelat yang didalamnya terdapat sebuah sel makhluk hidup. DNA merupakan biomolekul utama semua makhluk hidup yang membntuk dan menyusun berat kering. DNA dalam bahasa inggris disebut deoxyribonucleic acid. DNA terdiri dari materi yang membentuk kromosom-kromosom dan informasi genetik yang tersimpan dalam tubuh makhluk hidup.

DNA terdiri dari deoxyribosa yang berarti gula pentosa dan nucleic yang berarti nukleat. DNA juga dapat diartikan sebagai senyawa kimia pembentuk keterangan genetik suatu sel makhluk hidup, yang berlaku sebagai generasi ke generasi berikutnya. DNA sebagai cetak biru atau blue print dimana kode kehidupan setiap makhluk hidup yang tercatat dalam sel.

Struktur DNA 


Struktur DNA pertama kali ditemukan oleh James Watson dan Francis Crick. Struktur DNA disebut struktur rantai berganda Watson-Crick. Berikut susunan terbentuknya:

DNA adalah makro molekul atau molekul yang besar dan berisi 2 rantai polinukleoitida yang saling berkaitan. Setiap nukelotida terbentuk tiga susunan komponen yakni nitrogen, gula pentosa, dan gugus fosfat. Di dalam basa nitrogen terdapat basa primidin dan basa purin. Basa primidin terdapat timin dan sitosin sedangkan dalam basa puring terdapat adenin dan guanin.

Replikasi DNA 


Replikasi DNA dilakukan sebelum sel membelah diri. Arti replikasi DNA adalah  terjadinya penggandaan rantai ganda dari DNA itu sendiri. Pada prokariota atau makhul hidup tidak mempunyai membran inti selnya replikasi DNA dilakukan secara terus menerus. lain halnya dengan Eukariota atau organism yang dengan sel yang sangat komples yang dimana disini terjadi replikasi sangat teratur dengan proses mitosis atau miosis.

Penggandaan DNA biasanya menggunakan ensim DNA polimerase. Ensim mini mengikat nukleotida-nukleotida dalam membentuk susunan polimer DNA. Semua proses yang dilakukan secara in vitro dengan menggunakan suatu proses yang disebut PCR atau reaksi berantai polymerase.

Fungsi DNA 


Fungsi utama DNA adalah sebagai pembawa materi genetic. Namun demikian fungsi DNA sangat luas yaitu sebagai berikut:

    - Membawa materi genetika dari generasi ke generasi berikutnya
    - Mengontrol kehidupan secara langsung maupun tidak
    - Sebagai auto katalis atau penggandaan diri
    - Sebagai heterokatalis atau melakukan sintetis terhadap senyawa lain.

Isolasi DNA 


Biasanya para ahli dalam mempelajari DNA melakukan isolasi DNA dengan cara centrifugasi. Centrifugasi akan membuat molekul berat ada diatas sedangkan molekul yang ringan ada dibawah tabung. Centrifugasi merupaka teknik awal dan terdapat tindakan-tindaka yang memerlukan penelian.

Tes DNA 


Tes DNA dapat mengatasi masalah kriminal yang paling rumit. Karena fungsi tes DNA adalah:

    - Untuk mengatalisa jenis penyakit
    - Untuk mengetahui penyakit azaimer
    - Untuk mengalisa garis keturunan
    - Untuk menetukan cara mengatasi kobatakan dan masih banyak fungsi dari test DNA.

Demikianlah informasi tentang pengertian DNA, struktur DNA, replikasi DNA, fungsi DNA, isolasi DNA dan tes DNA. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk Anda. Baca juga Artikel Lengkap Pengertian RNA, Fungsi, Struktur dan Jenisnya.
Pengertian DNA, Struktur, Replikasi, Fungsi, Isolasi dan Tes DNA Rating: 5.0 Diposkan Oleh: Info Seru Unik Aneh Misteri